Tampilkan postingan dengan label Craft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Craft. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2019

KOLASE BIJI-BIJIAN

Menurut Wikipedia kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. 

Butuh kreatifitas dan ketelatenan ketika membuat kolase. Dan santri takhosus di Pondok Pesantren Imam Syafi'i berkesempatan membuat kolase dari biji-bijian.

Nah ini dia hasil karya mereka



Kolase berbentuk bunga ini ada yang terbuat dari jagung, kacang hijau, kacang merah dan beras yang diberi pewarna merah, kuning, dan coklat. Semua biji-bijian itu ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan susunan yang artistik dan enak untuk dipandang. 

Untuk menempelkan biji-bijian tersebut bisa menggunakan lem fox, lem tebak atau doule tip. Buat kalian yang ingin mencobanya di rumah silahkan saja, kalian bisa menggunakan alat dan alat yang ada di sekitar kalian.

Selamat mencoba...

Jumat, 17 Juni 2016

GAMBAR CETAK DARI DAUN

Satu kali 30 menit setiap minggunya.

Dari yel-yel yang terdengar, SBK mungkin jadi mata pelajaran yang paling di tunggu oleh para siswa.
Selain mereka dapat berekspresi melalui lukisan, mereka juga bisa membuat percobaan-percobaan seru yang mengasyikan.

Seperti minggu lalu, materinya adalah membuat pewarna dari bahan alami.
Bahan yang di gunakan adalah kunyit untuk membuat warna kuning dan daun suji yang menghasilkan warna hijau.
Proses pembuatan pewarna alami ini bisa dengan cara di parut maupun di tumbuk.
Jadi kunyit yang sudah di kupas lalu di parut atau di tumbuk. Beri sedikit air dan peras, hingga menghasilkan pewarna alami berwarna kuning. Untuk daun suji prosesnya juga sama.

"Ayo siapa yang mau mencoba membuat pewarnanya sendiri." seruku sambil mempraktekkan cara pembuatannya.

Seorang anak kurus tinggi dengan santainya bilang, " Kalau seperti itu sih gimpil."
Aku tersenyum dan menyerahkan pekerjaan itu padanya. Gimpil yang oleh anak-anak ini di artikan sebagai " gampang sekali". Dan benar, dengan mahirnya dia memarut kunyit itu hingga habis. Pokoknya salut deh dengan anak yang satu ini.

"Aku sering bantuin ibu melakukan pekerjaan seperti ini."

Barokallah nak....mudah-mudahan menjadi anak sholeh yang selalu berbakti kepada kedua orang tuamu....
Dan sedetik kemudian sok-sok berubah jadi ustadzah yang memberi wejangan tentang keteladanan dan bakti kepada kedua orang tua, haha....

Balik kepewarna.....
Pewarna bikinan anak-anak kelas dua SD itu di aplikasikan dalam seni mencetak.
Setelah  di bersihkan, permukaan daun dilumuri dengan pewarna dari kunyit dan di tempelkan di buku gambar, dengan cara di tekan-tekan.
 Dan hasilnya....tara........
Bagus kannn............